"Ouw," Fikri pun mengangguk, "artinya calon suamimu ini sangat, sangat, sangat baik ya," kata Fikri dengan santainya.
Sementara Nada merasa bahagia karena Fikri pun tampaknya sudah sadar bertapa baiknya Tama selama ini.
"Iya, Kak. Berarti Kakanda nya Nada adalah orang baikkan Kak?" Tanya Nada lagi penuh semangat.
Bahkan terkesan bangga bisa diperjuangkan oleh Tama, meskipun seorang duda namun jauh lebih baik tentunya tidak menjadi masalah sama sekali.
"Iya, tentu," Fikri pun mengangguk, kemudia