Nada terdiam sambil menatap ke luar, tubuhnya bertumpu pada jendela kamar.
Matanya terus melihat bulan yang bersinar dengan terangnya, sayangnya tidak dengan hatinya yang kini sedang bersedih karena hubungannya dan Tama ditentang keras oleh keluarganya.
Saat ini Nada sedang bingung, bingung terhadap dirinya yang kini tidak bisa melupakan Tama.
Jika hanya cinta monyet semata mengapa bisa sesakit ini.
Saat ini Nada berharap, jika memang tidak ada kesempatan untuk bersama dengan Tama maka, lebih b