Sore harinya Nada pun harus pulang, tetapi kali ini dirinya sendiri bingung harus pulang dengan siapa.
Sedangkan uang di dompetnya pun tidak ada satu rupiah pun.
Begitu banyak tantangan menjadi orang biasa, tetapi Nada sangat menikmati kebebasan ini.
Hingga akhirnya Nada pun mendapatkan ide yang cukup brilian.
"Om, anterin Nada pulang dong!" Nada langsung saja meminta Tama yang mengantarnya pulang ke rumah.
Padahal selama beberapa hari kebelakang ini selalu saja menolak saat Tama menawarkan dir