Baru saja Nada keluar tetapi Tama sudah merasa tidak nyaman, padahal Nada baik-baik saja di luar sana.
Walaupun sedikit kebingungan saat ini.
"Ya ampun, mana uang ku nggak ada," Nada pun mengusap wajahnya, karena saat dari rumah keluar bersama Tama tanpa membawa uang sama sekali.
"Nada," sebuah sepeda motor pun berhenti tepat di depannya, ternyata Rifki yang menyapanya.
Siapa itu Rifki?
Seorang Kakak senior di kampus yang menjadi idaman para mahasiswa.
Dan kini malah menyapa dirinya, ini sangat