"Dengar nggak sih!"
Sulit sekali bagi Nada untuk berbicara dengan seorang Tama.
Selain karena sulit mendapatkan jawaban benar, sulit juga untuk dimengerti mengapa lelaki aneh itu suka senyum-senyum sendiri tanpa alasan yang jelas.
Padahal menurut Nada tidak ada yang lucu sama sekali.
Tetapi malah laki-laki aneh itu lagi-lagi tersenyum melihatnya marah.
"Om, dari pada gila. Mendingan beliin Nada eskrim," Nada pun membentuk tangannya sedemikian rupa sehingga terlihat seperti seseorang yang bersi