"Kenapa mendadak aku memikirkan bocah aneh itu?" Tama memilih untuk pulang, terus berada di sana pun malah membuatnya semakin pusing.
Semua wanita di sana sama saja, wanita dewasa yang hanya memikirkan tentang sebuah kepuasan dan juga uang.
Menggoda, menjajakkan tubuh mereka dengan liarnya.
Benar-benar tak ada yang mampu membuatnya tertarik.
Sangat membosankan.
Sesampainya di rumah Tama memilih untuk membaringkan tubuhnya, berharap bisa terlelap dalam tidur.
Namun tidak, hingga cahaya matahari