"Jangan mengundang kemarahan ku!"
Wajah Adam terlihat dingin hingga matanya pun menatap tajam Kinanti.
"Sudah aku katakan, kau boleh meminta cerai setelah anak ku lahir. Ingat Kinanti aku ini suami mu dan punya hak penuh atas diri mu jadi, jangan kau anggap aku hanya sebuah benalu!"
Kinanti membuang pandangannya ke arah lain tidak ingin menatap Adam sama sekali.
"Ayo makan!"
Dengan terpaksa Kinanti membuka mulutnya, sekalipun sebenarnya ia sa