Mundo de ficçãoIniciar sessãoIa melangkah perlahan dengan senyum semringah. Semangatnya ketika melangkah terpancar dari raut wajahnya yang keriput.
Aku coba melakukan sesuatu, bangkit lalu melangkah pelan dan menarik pergelangan tangan Bu Diah. Kemudian menyeretnya ke luar ruangan.
"Ardan! Apa-apaan si, Ibu kok ditarik paksa!" sentaknya seraya tak menyukai perlakuanku. Kubekap mulutnya agar tidak berisik di rumah sakit.
"Maaf, Bu. Aku tak bermaksud seperti itu, ini demi kesehatan Mayang," sahutku pel