Mundo de ficçãoIniciar sessãoPOV Mayang
Arya adalah salah satu alasan untukku bertahan. Setiap kali menyusui anak itu, wajah mungilnya selalu membuatku menitihkan air mata. Ia akan kehilangan sosok seorang ibu.
Bukan sekadar karena penyakit yang aku derita, tapi rasa bersalahku yang terus menerus menyiksa, membuat penyakitku semakin bertambah parah. Bagaimana tidak, ucapan ibu mertuaku bahwa melahirkan Caesar tidaklah ibu yang sempurna, membuatku merasa bersalah pada Arya yang telah melahirkannya deng