Ledakan tembakan menembus malam segera diikuti oleh suara ban mobil yang berhenti berdecit.
Avery merasa gendang telinganya akan pecah saat dia memegang erat-erat Elliot.
Air mata mengalir di wajahnya saat tubuhnya bergetar tak terkendali.
Ban sedan hitam itu meledak.
Mobilnya membelok dan menabrak tempat permen kapas tempat Avery membeli permen kapas.
Elliot memeluk Avery saat dia melihat mobil dari sudut matanya.
Seseorang mencoba membunuhnya tetapi gagal.
Kemudian terdengar suara tem