Suara Harvey terdengar tenang. Senyum tipis dan mengejek muncul di bibirnya.
Terengah-engah memenuhi seluruh aula lelang, diikuti dengan keheningan.
Apa yang dilakukan Harvey bukan hanya sekedar menawar-ia menghina sang Pendeta Wanita!
Tidak... bukan hanya itu!
Dia benar-benar mempermalukannya!
Ketika Juliana mendengar kata-kata itu, dia berdiri dan menunjuk ke arah Harvey, sambil berteriak, “Kau bodoh! Kau melakukan ini dengan sengaja! Keluarkan dia dari sini sekarang!”
Dengan dingin Hawk