Ari, kenapa kau berdarah?”
Arianne mengikuti arah tatapan Tiffany, dan melihat ke bawah kakinya, tapi pandangan nya sudah kabur dan dia mulai mendengar suara dengungan.
Dia samar-samar sadar akan sekelilingnya, Tiffany memanggil taksi dan membawanya ke rumah sakit. Beberapa staf medis menghampirinya, mereka terlihat cemas saat membawanya ke ruang gawat darurat.
Dia masih sadar, dia tahu kalau dia dibaringkan di ruang operasi, tapi dia tidak merasakan sakit dan tidak bisa bicara.
Tiffany mond