Ekspresi Chester tetap acuh tak acuh saat dia mengembuskan kepulan asap.
Dia seperti penonton yang duduk di bawah panggung, menonton pertunjukan.
Raut wajah Chester membuat Rodney mencengkeram kerah jubah Chester dengan marah. “Bicara satu kata lagi. Apakah kamu pikir aku tidak punya nyali untuk memukulmu? Chester, aku benar-benar ingin membunuhmu sekarang. Kenapa aku punya sahabat sepertimu? Kamu benar-benar pengkhianat dan orang yang egois.”
"Apakah kamu sudah selesai berbicara?"
Chester a